Kamis, 23 Mei 2013
ISOLATION!!!
Sudah dua bulan berlalu, kepergian mom dari hidupku untuk selamanya masih terasa pilu dan menyayat hati. aku putuskan untuk menjauh dari semuanya, aku tinggal bersama oma sementara waktu.
selama dua bulan juga, aku tidak berkuliah atau bertemu dad. setelah mom di makamkan. aku ikut oma pulang ke Bandung.
puppy, nad, kara, bi inah, pak samin. mereka aku tinggalkan, begitu juga dengan keseharianku yang penuh tawa, canda, dan hura - hura.
aku 'ALICE' kini aku lupa bagaimana caranya membuat senyuman, menata wajahku, berpenampilan baik dan yang tersulit aku lupa bagaimana tertawa. aku malas berkomunikasi dengan siapapun. kondisiku bisa di bilang sangat menyedihkan, seperti anak remaja yang setengah waras. dad selalu menayakan kondisiku kepada oma, begitu juga dengan nad dan kara.
nad dan kara sering berkunjung menemuiku awalnya aku tidak ingin bertemu dengan siapapun, tapi akhirnya aku mencoba untuk menemui mereka dan berbincang-bincang ringan. dad hanya dua kali dalam dua bulan ini datang ke rumah oma, hasilnya selalu nihil.aku tidak ingin bertemu dengan dad sama sekali, aku menggunci diri di kamar. selama di bandung, aku juga tidak pernah keluar rumah. aku lebih suka terdiam di kamar dan melihat keadaan dari jendela.
"non al, ini bi ipah bawakan teh sama brownies. enak non beneran deh di makan atuh kan udah bibi bawain buat non."
"yaaa..bi."
"non, apa non gak bosen di rumah aja gitu ngumpet di kamar wae non. sok atuh non jalan-jalan. biar gak bosan non."
"........"
aku tidak membalas omongan bi ipah, aku hanya bicara seaadanya, bi ipah pembatu oma. selain dia, oma juga sering mengantarkan makanan juga menemani aku di kamar sambil menyisir rambutku yang panjang.
ada balkon di depan kamarku, jadi sudah cukup aku duduk dan berdiri di balkon untuk menghibur diri.
tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu 'toook..tok' belum sempat aku membuka atau mempersilakan masuk. nadia dan kara memberi kejutan datang dengan tiba-tiba dengan berusaha memberikan keceriaan mereka.
"surpriseeeeee!!!!! aaaaaaa aliiicceee kangennnn"
teriak kara yang langung berlari dan memeluku di lanjut dengan nadia.
"iyyyaaa... al, gw kangen banget sama lo sumpah. kampus rasanya hampa gada lo al, kapan kuliah lagi?"
"eeehh nad, emangnya lo sering kuliah. aturan gw kali yang keluarin omongan begiiittttuuuu!!!!!"
"apaan sih karaaaa sewot aja.."
mereka membuat suasana kamar aku menjadi meriah dan renyah, aku hanya berusaha tersenyum karena tidak tahu harus berbicara apa..
"al, lo ga kangen ya sama gw??? sama karaaaa?? setiap kita dateng lo gak seneng kayanya. apa lo udah gakmau sahabatan sama kita lagi?"
"iyyaaa alll.. gw aja kangen sama kebersamaan kita apa lo gak?"
"gw..gw gak maksut gitu gw kangen kok sama kalian. makasih ya nad, kara. lo berdua selalu berusaha hibur gw, jauh jauh dari jakarta cuma buat gw."
"gak masalah aaallll... mau lo di mana gw bakalan samperinnnnnn!!! nih ya asal lo bisa kaya dulu lagi, terus pulang kerumah, gw sama kara relaaaa dehh relaaaa."
"wwooooiiillaah nad nyatai aja kali ngomongnya sampe muncrat."
celetukan kara membuat aku tertawa kecil, sedangkan nad dan kara tertawa seperti mereka biasanya tertawa.
"tau gimana keadaan puppy?"
"gw tadinya mau bawa puppyyy al, cuma kara gak mauuuuu... soalnya kara gak mau duduk di belakang sendrian hahahahh puppy bakalan gw suruh duduk depan soalnya."
"tuhh al liat,nadia jahat banget sama gw."
"yaelah karrr, ngalah dikit sih!"
"gw kangen puppy deh."
"YAUDAAAAHHHHHH!!!! ayo pulang tunggu apalagi?"
"nad, kita baru loh sampeeeee... jangan gilaaaa. lo aja sanaa!!"
"gak, gw belum mau pulang, gw masih mau sama oma"
"yaaahhhh... lo si karrrrrr, jahat jadi temen. eh bentar ya gw mau ke toilet pipis sama mau ambil tas di mobil."
"awas nad ngompol"
"hahhahhahaaha...awas lo karrr!!"
disaat nad keluar dari kamar kara menceritakan kedaan kampus selama dua bulan.
"al, lo tau ga gw kesepian di kampus. ayoooo dong al kuliah lagiiiii"
"emangnya nad gak kuliah kar?"
"jarang al,bisa di itung pake jari deeehhh..setiap gw bbm dia nanya kuliah yang ada malah ngajak ketemu lo"
"hah? kenapa gitu"
"gatau al. ngajakin ke bandung terus. emangnya lo gatau nad suka telp oma lo?"
"gatau gw kar.. oma juga gak peranh cerita."
"waktu awal lo kesini aja nad gak kuliah hampir dua minggu, terus hp nya gabisa di hubungin."
"pergi kali dia kemana atau ada urusan."
"apaan dia gw tanya cuma jawab lagi gaenak hati, emangnya nad punya pacar ya al? kok kayanya galau gitu sih?"
"pacar? emangnya ada gitu tanda-tanda punya pacar dan pacaran? sama cwo aja dinginnya kaya apa tau"
"iya juga sihhh, tapi kalo udah ke bandung happy pasti dia."
"masaaa??? ah itusih dia emang pengennya aja jalan-jalan."
"iyaaa.. mungkin kali ya al.. hhahhahah"
"BRUK!!" suara nadia meletakan koper dan tas serta beberapa pepper bag di dekat pintu kamar alice, mukanya sungguh tidak bisa di sembunyikan twrlihat jelas betapa nadia bahagia bisa datang ke bandung dan alice mulai bisa perlahan demi perlahan membuka dirinya.
"aliiiceee..lo harus seneng yaaaa. gw bawain beberapa oleh oleh buat lo.""
"laaahhhh.. oleh oleh dari maneeee nad?? jakarta?lokira alice bukan oraang jakarta?"
"iiihhh kara lo ye komen aja!! gw belom selesai ngomong kaleee.. gw sempet ke singapore terus beli oleh oleh deh."
"ooohhhh...... alice doang gitu yanng di kasih gw nya nggak?"
"ada niihhhhh bawel"
tetap!! alice hannya memberikan senyum simpul dari keramaian yang di ciptakan dari kedua sahabatnya itu. alice bingung apa yang haruss dia lakukan saat ini. namun dalam hati alice sangat bersyukur, di dinginnya hati masih ada ruang kosong yang hangat untuk alice berlindung yaituuuu...
"al..please ya coba longdress yang gw beliin ini.terus ntar malem kita jalan keluar bertiga yaa.. kalo lo mau oma ikut juga gak apa apa."
"mmmaa.. kkkaasihh nad.nanti ya gw coba."
"al, gw harus kaya apasih buat ngebuat lo kaya al yang dulu lagi? bisa gak lo gak terjebak dalam kesedihan lo sendiri?? lo masih punya masa depan al. kebahagiaan lon masih menggu lo!! tapi apa?? lo seperti batang kayu yang disungai terus lo biarin diri lo ikutin arus yang bakal bikin kayu itu lapuk dan hancur!!!. gw, kara, oma dan semuanya berusaha menghibur lo!!!!! karena kita sayang sama lo dan gw juga....GUEEEE.."
nadia langsung pergi meninggalkan alice dan kara yang dalam expressi shock atas dorongan semangat dari kara yang terdengar agak sedikit kesal dan keras.
"kaaarr..gw gw minta maaf atas semua perubahan gw, kesedihan yang gw biarin merajai hati gw."
"lohhh.. sama sama al, harusnya juga minta maaf sama oma dan nadia.. juga bokap lo al."
"nadia bener banget ya kar.. gw terlalu jauh bawa hati gw dalam kesedihan."
"iya al"
Langganan:
Komentar (Atom)
