Selasa, 15 Februari 2011

FUC*ING HANG OUT !!!

Aku mendengar suara pintu terbuka, Nad menghampiriku dengan meletakan tas di disampingku. Tangannya telah memegang botol beer.
"al, ini kan beer nya? makasih ya meskipun gw yakin ini bir bukan buat gw..hahaha"
"hahhaha..iya tadi mau gw minum tapi lo tau kan gw gak suka beer  rasanya kaya air pipis kuda.. hahahhahahaahha"
"hahahaha..emamg lo udah pernah minum air pipisnya kuda al? hhuuekkk.."
"gak lah nad..sinting kali."
"lo mau tidur al? udah jam tiga subuh nih..lo gak ngantuk?"
"gak nad.. lo mau tidur ya? yaudah gak apa-apa."
"gw juga gak ngatuk al, gimana kalo noton dvd aja kita? mau?"
"bolehh..boleh.."
"nonton the L world gimana? mau gakk??"
"haahhhh? hhmmm...boleh kok."
"sampe pagiii kitaaaaa nonton dvd..assikk."
"hahahhahahaha..dasar lo nad."

Suasana apartemen yang redup hanya ada lampu berwarna kuning yang redup di sudut ruangan, Nad sibuk mencari dvd di laci-laci rak tv. Aku hanya duduk di sofa. Merasa semuanya ganjil..foto sendiriku terbingkai..film the L world dan sesuatu yang menyentuh pipiku saat aku tertidur di ruang tv, pindahnya aku dari ruang tv ke kamar Nad..membuat aku pening..otakku penuh tanda tanya.
Nad segera mengatur posisi duduk di sampingku, kakinya ke atas sofa bersila. Dia meletakan asbak di antara kakinya.. membakar rokok dan menghisapnya.. lalu menghembuskan asapnya ke udara.
Aku pun mengambil sebatang.. sambil melambung pikiranku entah kemana.

"al..menurut lo shane ganteng gak?"
"hahh...cewe kan dia, kok ganteng?"
"iya ganteng kaya gw al.. gimana si?"
"apa ada sisi feminim nya gw? paling kalo lagi meringis gara-gara PMS aja."
"haaaahhhh...mmmm..iiyaaa.."

Otakku membeku seperti es, tak paham maksud Nad apa? Shane dan Nad ganteng? apa sih.. setahu aku kalo untuk cewek ya cantik, manis, menarik, cakep. ini ganteng?? Nad terus mengoceh menjelaskan maksud film, inti film..latar belakang pemain.
Semuanya yang aku tak mengerti dan tak aku ketahui.. hanya satu yang ingin aku tahu? apa semuanya maksud Nad? tak mengerti !!!

Tak sadar kami pun tertidur di ruang tv apartemen Nad, di sofa kami tertidur. Dalam posisi aman kami sama-sama duduk. hahaha..serasa tadi subuh Nad berdongeng mengantarkan aku ke alam mimpi. Cahaya masuk menerobos jendela apartemen, mencoba membuka kedua kelopak mataku. Akupun terbangun melihat jam..sudah siang rupanya jam sebelas siang. Tak lama Nad pun juga bangun.

"jam berapa al...hooooaaaahhhh..."
"jam sebelas nad.."
"hmm.. jam satu kita jalan ya ke pelangi. telat bisa di buang kara dari atas gedung."
"okeee..mandi sana."
"lo sana kok gw.. lo yang dandan lama nih pasti, eehh al.. lo pucet bgt kenapa sakit ya?"
"gaakkkk...gak sakit." nad mendekat, entah mengapa aku merasakan perasaan yang aneh jantungku berdenyut-denyut cepat tak seperti biasa.  nad mencoba menyentuh pipi ku.
"yakin...?"
"iya yakin..ngapain nih tangan? gak boleh pegang muka, muka gw perawatan..yaudah gw yang mandi duluan!!"

Aku segera meninggalkan Nad, sepertinya dia agak tersinggung. Aku panik aku merasakan hal yang tidak biasanya. Tak seperti aku dan Nad di kampus dan...aaahhh perasaan aneh atau hanya ketakutanku saja? aku segera mandi.. tak mau terlalu lama aku berdua dengan Nad disini.
Aku segera berpakaian, dengan jeans biru agak belel dan sedikit robek, atasannya aku pakai tengtop hitam. Aku cari aksesoris di tas, aku mendapatkan kalung-kalung dan memakeup sedikit muka ku. Pucat kata Nad. Tiba-tiba nad menghampiri.

"wweeiittss..samaan kita al. serasiii....hahhaaha."
Astaga.. Nad juga sama sepertiku, bedanya dia menggunakan kaos hitam polos yang agak sedikit kebesaran. Celananya.. tak usah ditanya, ini bisa seabad dan seumur hidup dipakainya mungkin sampai akhir hayat, bisa sakit nih kalo celana kebangsaan hilang.

"aaahhhh..nyamaiin aja deh gak seruuuuu!!!!"
"seru al, kompak... kaya mau manggung heheheh.. al, ga pake jacket atau apa gitu lo nya? masa begini aja? pamer body bgt. tau deh yang bagus body nyaaaaaa....!!"
"bawal gw pakeiin lipstik bibir lo nih mau?? iya ada di mobil tenang aja nad."

Kerepotan pun terjadi seperti dua ibu-ibu yang mau pergi ke hajatan kondangan, sunatan, atau pernikahan hewan. hahahahha.

Akhirnya aku dan Nad bergegas untuk berangkat. Takut telat dan Kara mengamuk, yaahh jalanan lumayanlah macetnya namanya juga Jakarta.  Nad yang menyetir dan aku sibuk ganti-ganti lagu nyanyi teriak-teriakan, awalnya Nad ikut bernyanyi tapi lama-lama pengang juga.

"al, pake jasa valet aja ya parkir. males gw.."
"yaudah gw juga males..hahahah."
"mana jacket lo? kalo emang cuma alesan lo. dan lo bohong, kita beli dulu di centro."
"ada...ilaaahhh lo nad ribet banget deh kaya oma gw yang udah jompo tau gak?"
"ehhh..yang namanya oma-oma ya jompo lahhh...PINTER!! mana ada oma-oma perawan?"
"hah? hahahahahahah....ada kalo gak nikah."

Aku segera memakai jacket kulit ku, serahkan kendaraan pada valet dan kita pun meluncur ke solaria.
"nad, gw mau ambil uang ke atm dulu ya heheh.."
"males.. gak mau laper gw, mau buat apa uang? pake uang gw dulu aja."
"emang lo ada uang nad?...heheh piss ."
"ada..uang monopoli sama uang sesajen buat di bakar. pilih mau yang mana?"
"galak banget lo..kaya gak makan se-abad."
"bodo amatttt..."

Bukan solaria pelangi namanya kalo gak penuh, ini masih jam makan siang.  Masih banyak karyawan yang mengisi perut jam segini. Kami mendapat bangku di luar akhirnya.

"mau makan apa al.."
"apa ya??? hmmmm...chicken cordon blue aja yang pake kentang ya, minumnya es teh manis sama capuchino frozzen."
"sippp.."

Tiba-tiba blackberry milik Nad berbunyi, ada incoming call.. wajah Nad berubah, entahlah panggilan masuk dari siapa? Nad menekan tombol reject, tiap panggilan itu masuk selalu dia reject.. Nad berubah tak nyaman.

"nad..kok gak di angkat? kali aja itu si Kara pake no siapa.. kok di reject?"
"buu..buukkaann al, buuu bbuu..kan kara"
"terus?"
"yaaa bbuu bbuu buuu.. kan pokonya BUKAN!!"

Nad membentakku, salah apa aku? memangnya aku salah hanya bertanya itu pada nad? apa terkesan lancang dan terlalu mau tau? aku rasa tidak. Makin lama nad makin memunculkan kegelisahan.. melihat sekeliling dengan detail berkali-kali. Aku pun jadi bingung dan merasa ikut tak nyaman.. ada apa sih sebenarnya? jangan-jangan Nad buronan, teroris atau agen perdagangan manusia.
Aku membuka tas mencari blackberry-ku. Segera aku menghubungi kara.
"iya al..ada apa?"
"dimana kar?
"oke bentar lagi.."

Terputus, suka gak sopan nih si Kara. Memang benar kara muncul dengan baju dress santai dan cardigan panjang agar tak terlihat seksi. Melambai tangan berasa dia artis yang sedang di tunggu fans. Kara pun duduk di depan ku, dan Nad? jangan di tanya dia sudah pasang posisi di samping ku rapat-rapat seperti angkutan umum.."ayo neng empat enam- empat enam.. masi muat ini geser neng geser."

"kalian sudah pesan maknan?"
"udah kar, gw sama nad udah pesen kok.. tinggal lo aja. tapi makanan gw belom dateng kok. punya nad juga."
"oke.. gw pesen dehh.."

Nad tak menggubris perbincangan aku dan Kara soal pesanan makanan, dia sibuk menyalakan rokok. Hisap rokok, mengecek blackberry-nya terus berulang-ulang. Rasanya mau aku cekik lehernya. Tiba-tiba Nad merenggang  sedikit memberi jarak pada posisi duduk antara aku dan Nad. Tak lama pesanan makanan aku dan Nad datang, tapi  dia tak perduli. Bukankah tadi dia kelaparan? kenapa jadi tidak berselera.

"yyaahhh..makanan gw duluan nih sama nad. gw nunggu makanan lo ajah deh kar, baru makan bareng."
"gak apa-apa duluan aja, santai aja lagi al.."
"nunggu lo aja kar tiba-tiba selera makan gw hilang."
"loh kenapa nad? bukannya tadi lo heboh ribet nagmuk-ngamuk mau makan?"
"gak apa-apa. gak enak sama kara.."
"tumben sopan sama gw !! lebaii.. makan aja duluan.."

Nad tetap tidak mau memakan makannya, dia sibuk dengan blackberry-nya. Ketik terus, terus dan terus. Sesekali matanya menyorot keadaan sekitar seperti was-was ada binatang buas yg siap menerkam dan mencabikya.
Makanan Kara datang.. dan aku segera menyantap makanan..tapi tiba-tiba!!

"al..kara.. bisa gak kita pindah tempat makan? SEKARANG!!!!"
"uuhhuukkk...uhukk..wooiii gila nih nad. makanan baru juga masuk mulut. udah ngajak pindah.gak mau.. mubajiirrrr niihh abisin dulu.."
"tauu nihh nad..gw sama kara mau disini aja.. lo aja yang pergi sanaaaa."
"LO HARUUS NURUT SAMA GW PLEASE...!!!"

Gw dan Kara langsung speechless, diam terpaku. Tiba-tiba, ada seorang wanita yang menyadarkanku menepuk pundakku dengan keras.
PLOK!!!

"auuchhh..."
"alice ya?"
"iyaa..siapa ya"

Tiba-tiba BYUURRRRR!!!
Es teh mendarat di wajahku, membasahi wajahku..!! aku tak mampu berkata apa-apa. hanya terbengong bingung dengan apa yang terjadi begitu cepat..sangat begitu cepat..!!
wanita itu berlari..aku tak mengenalnya!!
Nad langsung memeluk aku..tanpa perduli lengketnya wajahku.. dan satu lagi yang terpenting ini di depan umum dan ada Kara..!!
Tangisanku pecah.. semua mata tertuju pada aku dan Nad..Kara pun hanya bisa diam.
Dari belakang bangku terdengar.. ohh pasangan "LESBI" lagi berantem.
Akupun makin terisak dalam tangisanku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar